Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Mencintai Rosululloh SAW bermakna Giat Berjuang Menegakkan Khilafah

 Bulan Maulud kita Peringati sebagai Bulan Kelahiran Rosululloh SAW. Beliau dilahirkan di Mekah hari Senin tanggal 12 Robiul Awal tahun Gajah. Ibu Beliau bernama Siti Aminah. Ayah Beliau bernama Sayyid Abdullah. Kakek Beliau bernama Abdul Mutholib. Kelahiran Beliau sangat penting kita peringati. Alam semesta dan isinya tidak mungkin ada kalau Rosululloh SAW tidak ada. Beliau sangat berjasa besar kepada kita. Maka sudah selayaknya kita selalu memperingati hari kelahiran Beliau.  Dengan memperingati Kelahiran Beliau berarti satu ciri kita Cinta kepada Beliau. Bagaimana cara memperingatiNya? Cara memperingatiNya apa saja yang penting baik menurut Islam. Bisa dengan cara memperbanyak membaca Sholawat  ان الله و ملءكثه ىصلون على النبى ىاىهاالذىن آمنوا صلوا عليه و سلموا تسليما Sesungguhnya Alloh dan para Malaikat-Nya Bersholawat untuk nabi. Wahai orang- orang yang beriman Bersolawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. (Q.S. Al-Ahzab: 56)...

Menjadikan Dakwah Islam sebagai Prioritas Pertama Kaum Muslim

 Di samping sholat lima waktu dan puasa Romadhon kewajiban yang lainnya yaitu Berdakwah. Kaum muslim diwajibkan Berdakwah. Mengajak manusia pada Islam. Dakwah Islam yaitu mengubah pemikiran kufur menjadi pemikiran Islam. Dakwah Islam bagi kaum Muslim seharusnya menjadi prioritas pertama dibandingkan dengan yang lainnya. Kegiatan yang lain jadi prioritas kedua atau ketiga. Jenis Dakwah Dakwah dibagi menjadi dua yaitu Dakwah secara Fardiah dan Dakwah secara Kolektif. Dakwah secara Fardiah merupakan dakwah yang dilakukan secara individu.  Dakwah secara kolektif merupakan dakwah yang dilakukan secara berkelompok. Dalil Dakwah Islam Dakwah Fardiah didasarkan pada Dalil bahwa bila melihat kemungkaran maka wajib diubah dengan tangan. Kalau tidak bisa dengan tangan maka dengan lisan. Kalau tidak bisa dengan lisan maka dengan hati. Itulah selemah-lemahnya iman. Dakwah Jamaah atau Kelompok didasarkan pada Dalil bahwa Hendaklah ada kelompok diantara umat Islam yang mengajak pada  ke...

Batas Waktu Pengangkatan Kholifah

 Batas waktu yang diberikan kepada kaum Muslim untuk mengangkat Kholifah adalah tiga hari dengan tiga malamnya. Seorang muslim tidak boleh melewati tiga malam sedangkan dipundaknya tidak terdapat bai'at kepada Kholifah. Adapun penetapan batas waktu tertinggi tiga hari karena mengangkat Kholifah adalah wajib sejak Kholifah sebelumnya meninggal dunia atau dipecat. Hanya saja, kaum Muslim boleh menunda pengangkatan itu selama tiga hari dengan tiga malamnya sambil tetap berusaha mewujudkannya. Jika setelah lebih dari tiga malam kaum muslim belum juga berhasil mengangkat Kholifah, maka harus diperhatikan. Jika kaum Muslim tetap sibuk berusaha mengangkat seorang Kholifah,  namun ternyata mereka belum mampu mewujudkannya selama tiga malam disebabkan oleh hal-hal yang memaksa, yang berada di luar kemampuan mereka maka dosa telah gugur dari mereka. Jika mereka tidak sibuk berusaha mewujudkan pengangkatan Kholifah, maka mereka berdosa hingga berhasil diangkatnya Kholifah.  Ketika K...

3 Syarat Plus Jika Khilafah Ingin Berdiri Tegak di Indonesia dengan Segera

 Dalam Majalah Al-Wa'ie Ustad Ismail Yusanto menyatakan bahwa Khilafah hanya mungkin berdiri tegak jika memenuhi tiga syarat sekaligus yaitu adanya person yang memiliki kewenangan sebagai Kholifah, adanya wilayah tempat kewenangan itu bisa dijalankan, kemudian adanya dukungan dari rakyat. Khilafah bisa tegak  di wilayah manapun baik wilayahnya luas seperti Indonesia maupun wilayahnya tidak luas jika memenuhi tiga syarat itu sekaligus. Tentu atas izin dan Pertolongan dari Alloh SWT.  Jika Khilafah ingin berdiri tegak di Indonesia maka Indonesia harus memenuhi tiga syarat itu sekaligus  baru bisa berdiri. Tanpa ketiga syarat itu Khilafah mustahil berdiri. Oleh karena itu ketiga syarat itu harus kita usahakan ada dengan segera. Terutama untuk syarat yang yang kedua dan ketiga. Syarat harus sudah ada terlebih dahulu. Contoh Wudhu merupakan syarat Sholat Subuh. Tidak ada  Sholat Subuh kalau tidak ada wudhu. Namun ada wudhu belum tentu ada sholat Subuh. 1. Adanya seor...