Seruan Hangat Kepada Kaum Muslim
Sesungguhnya Berjuang Menegakkan Daulah Khilafah Islamiyah merupakan Suatu Kewajiban bagi Kaum Muslim. Sama WajibNya dengan Sholat lima waktu dan Puasa Romadhon. Diperintahkan oleh Alloh SWT agar dilaksanakan. Melalaikan kewajiban ini merupakan suatu kemaksiatan yang besar. Berdosa apabila meninggalkannNya. Tentu di Akhirat bisa mendapatkan azab yang pedih dari Alloh SWT. Naudubillaahimindalik.
Rosululloh SAW Bersabda:
من ماث و لىس فى عنقةيعة مات مىتة جاحلىة
Siapa saja yang mati sedangkan di atas pundaknya tidak ada Baiat kepada Imam atau Kholifah maka ia mati dalam keadaan jahiliyah. ( H.R. Muslim)
Menurut K.H. Hafid Abdurrahman bahwa mantuq Hadis di atas yaitu Siapa saja yang mati ketika Khilafah sudah ada dan di atas pundaknya tidak ada baiat maka ia mati dalam keadaan jahiliyah atau siapa saja yang mati ketika Khilafah belum ada dan di a tidak berjuang untuk mewujudkannya sehingga di atas pundaknya ada baiat maka ia pun mati dalam keadaan jahiliyah.
Menurut Ustad Dwi Condro mati jahiliyah diartikan mati dalam keadaan membawa dosa yang sangat besar. Dosa apa? Dosa investasi.
Apa itu dosa investasi. Pada kesempatan yang lain insaAlloh akan saya sampaikan.
Jenis Baiat
Syeh Taqiyudin Annabhani menyatakan bahwa Baiat itu ada dua yaitu Baiat iniqod dan Baiat toat.
Baiat Iniqod maksudnya Kaum Muslim Wajib Mengangkat seorang dari mereka sebagai Pemimpin. Satu untuk semua.
Baiat toat maksudnya Kaum Muslim Wajib taat terhadap Pemimpin diantara mereka sepanjang tidak bertentangan dengan Syariah Islam.
Kaum muslimin diberi batas waktu tiga hari tiga malam untuk memilih dan mengangkat Pemimpin diantara mereka.
Jika sudah melewati batas waktu maka bisa dilihat. Jika Kaum Muslim berusaha sekuat tenaga memilih dan mengangkat Pemimpin diantara mereka selama tiga hari itu tetapi belum berhasil karena sesuatu hal yang memaksa maka dosa gugur dipundak mereka. Tetapi jika tidak berusaha sekuat tenaga atau tidak sibuk memilih dan mengangkat Pemimpin diantara mereka maka mereka semua berdosa.
Dan hari keempat serta hari-hari seterusnya jika tetap berusaha sekuat tenaga atau tetap sibuk memilih dan mengkatkat Pemimpin diantara mereka namun belum berhasil karena sesuatu hal yang memaksa maka ada harapan dosa gugur dipundak mereka. Namun apabila sebaliknya maka kaum Muslim semuanya berdosa.
Saat ini kaum muslim tidak memiliki Pemimpin satu untuk semua. Sudah seratus tahun lebih.
Saat ini pun kaum Muslim tidak memiliki Khilafah Islam.
Prioritas utama
Ketika Rosululloh wapat para Sahabat Sibuk mencari pengganti Beliau dalam hal pemerintahan bukan dalam hal Kenabian.
Mendiamkan Jenazah Rosululloh sebelum terpilih Pemimpin baru. Setelah terpilih Abu Bakar sebagai Kholifah kaum muslim baru Jenazah Rosululloh dimakamkan. Abu Bakar memimpin pemakaman Jenazah Rosululloh SAW.
Mungkin ada yang bertanya mengapa Jenazah Rosululloh tidak didahulukan. Padahal kita tahu mengurus jenazah itu harus disegerakan. Apalagi Jenazahnya Rosululloh SAW.
Ini menandakan bahwa Memilih dan mengangkat Kholifah lebih mendesak dibandingkan dengan Kewajiban atau aktivitas-aktivitas yang lain.
Ketiadaan Pemimpin atau Khilafah menyebabkan banyak hukum Alloh SWT. tidak dapat dilaksanakan. Padahal kita diperintah oleh Alloh SWT untuk melaksanakan Islam secara keseluruhan. Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 208 Alloh memerintahkan agar kita melaksanakan Islam secara Kaafah atau keseluruhan. Jangan sebagian saja dilaksanakan sedangkan sebagian lagi ditinggalkan.
Kholifah Umar bin Khotob menjelang kematiannya beliau menugaskan lima puluh orang kaum muslim untuk membunuh yang tidak sepakat diantara enam orang sahabat yang bertugas membahas calon pengganti Beliau .
Kholifahlah yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan perintah Alloh dalam hubungan manusia dengan manusia yang lain atau hablumminnanas.
Dalam sebuah Hadis Rosululloh menyatakan bahwa Dulu Bani isroil diurus oleh para Nabi setiap nabi meninggal nabi yang lain menggantikannya. Sesungguhnya tidak adanabi setelahku tetapi akan ada banyak Kholifah.
Dalam hadis lain dinyatakan sesungguhnya pemimpin bertanggungjawab terhadap yang dipimpinnya.
Dalam praktek pelaksanaan perintah Alloh kepada kaum muslim maka nabi menjadi Pelaksana atas Perintah Alloh SWT itu.
Metode Dakwah Rosululloh
Khilafah hanya mungkin tegak dengan mencontoh metode Dakwah Rasulullah SAW.
Rosululloh SAW menempuh tiga tahapan atau marhalah dakwah:
1. Tasqif
2. Tafaul maal umah
3. Istilahukmi.
Rosululloh SAW mengajak istrinya nyaitu Khodijah masuk Islam. Rosulpun mengajak Ali bin Abi Tholib masuk Islam. Demikian pula mengajak pembantunya masuk Islam. Rosulpun mengajak Sahabatnya yaitu Abu Bakar masuk Islam. Rosulpun mengajak masyarakat masuk Islam.
Abu Bakarpun mengajak Keluarga dan Sahabatnya masuk Islam..
Rosululloh SAW melakukan Pembinaan Aqidah dan Syariah Islam kepada para Sahabat di rumah Arqom. Selain membentuk syahsiyah Islamiyah atau kepribadian Islam Rosulpun membentuk kelompok dakwah.
Rosulpun berdakwah di pasar, di jalan-jalan juga di tempat lain.
Rosulpun mendatangi para kepala suku Arab baik yang datang untuk berdagang maupun beribadah. Metode dakwah itulah yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir agar perjuangannya berhasil.
Hizbut Tahrir berdakwah tanpa kekerasan juga berdakwah secara intelektual atau pemikiran.
Ketiadaan Khilafah hari ini menyebabkan fasad atau keburukan bagi Islam dan umat Islam. Selain Islam tidak dapat diterapkan secara Kaafah. Juga banyak kedoliman menimpa umat Islam diantaranya keterjajahan Palestina oleh zionis Yahudi Israel. Sudah puluhan tahun kaum muslim Palestina dijajah oleh Zionis yahudi Israel. Banyak korban nyawa berjatuhan oleh Zionis Yahudi Israel. Padahal kita tahu satu nyawa yang hilang lebih berharga dari runtuhnya dunia ini.
Bukan hanya Kaum muslim Palestina saja kaum Muslim dibelahan banyak negeri lain sedang berada dalam keterjajahan oleh kaum kafir.
Oleh karena itu kita Umat Islam harus bersatu dalam wadah Khilafah Islamiyah.Pepatah mengatakan Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.
Dalam Kesempatan yang baik ini kami menyeru dengan Seruan yang hangat. Mari kita Berjuang bersama Hizbut Tahrir Menegakkan Daulah Khilafah Islamiyah.
Untuk meraih Kekuasaan Hizbut Tahrir mencontoh Rosululloh dengan melakukan Tolabun nusroh.
Rosululloh SAW meraih Kekuasaan dari Penduduk Madinah setelah sebelumnya Musab bin Umair menyiapkan Madinah selama setahun. Baru setelah siap Allohpun memberikan Pertolongan kepada Rosululloh dan para Sahabat dengan Tegaknya negara Islam pertama di Madinah.
Hizbut Tahrirpun menyeru kepada Ahlunnusroh untuk memberikan nusrohnya kepada Hizbut Tahrir. Dengan begitu Janji Alloh dan Kabar gembira dari Rosul akan kembalinya Khilafah Rosidah yang mengikuti manhaj Kenabian dapat terlaksana. Ini kabar yang membahagiakan bagi kita umat Islam. Semoga Cita-cita Islam itu dapat segera terealasi aamiiin YRA.
Kamipun Menyeru Para Jenderal Militer Muslim untuk menjadi Kaum Ansor abad ini. Dengan begitu Anda akan mendapat Kemuliaan dari Alloh SWT. Janganlah Anda menjadi Penjaga sistem kufur. Jadilah Penjaga Sistem Islam.
Wahai Kaum Muslim sekarang ini bukan lagi melaksanakan Kewajiban tapi mengkodo Kewajiban. Berjuang Menegakkan Daulah Khilafah Islamiyah sudah dimulai begitu Khilafah diruntuhkan oleh negara inggris melalui tangan kemal atatur. namun sampai sekarang sudah seabad lebih Perjuangan ini belum Berhasil. Tapi yakin pada suatu hari Perjuangan ini akan berhasil baik tanpa kita atau dengan kita. Karena ini merupakan Janji Alloh SWT. dalam Al-Quran surat Annur ayat 55.
...وعراللةالذىن ا منوا منكم وعملواالصلحث لىسثخلفنهم
Alloh telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang Solih diantara kalian, bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa ...
Juga merupakan Kabar Gembira dari Rosululloh melalui Hadisnya riwayat Imam Ahmad bahwa akan kembali masa Khilafah yang mengikuti manhaj Kenabian.
ثم تكون خلاؤة علي منهاج النبوة ثم سكت
Selanjutnya akan muncul kembali masa Kekhilafahan yang mengikuti manhaj kenabian." Setelah itu Beliau diam.
Ini harus kita berusaha Wujudkan. Ini merupakan cita-cita Islam. Merupakan agenda Bersama Kaum Muslim.
Kewajiban Berjuang ini didasarkan Pada enam Dalil yaitu :
1. Al-Quran
2. Al-Hadis
3. Ijma Sahabat
4. Kaidah Syara
5. Kaidah darurat atau bahaya
6. Adat Fitrah manusia.
Kami memohon Pertolongan kepada Alloh SWT agar Khillafah Rosyidah segera Tegak. Ini memerlukan Pengorbanan yang besar disamping Doa dan Tawakal pada Alloh SWT.
Hizbut Tahrir Berjuangan untuk melanjutkan Kehidupan Islam. Karena dulu kehidupan Islam pernah dialami oleh umat Islam selama 13 abad lebih. Sistem Islam diterapkan secara Kaafah. Umat Islam memiliki Daulah Khilafah Islamiyah yang memiliki dasar Aqidah Islam. Aqidah inilah yang menjadi dasar dalam mengatur kehidupan manusia.
Kewajiban Adanya Pemimpin
Dalam sebuah perjalanan harus ada Pemimpin dari tiga orang itu. Maka lebih wajib lagi bila berkumpul lebih dari tiga orang untuk melakukan sesuatu yang lebih besar maka lebih wajib lagi harus ada Pemimpin.
Umat Islam ini jumlahnya bukan hanya tiga orang saja tetapi lebih dari satu milyar maka lebih wajib lagi harus ada Pemimpin.
Umat Islam harus ada Pemimpin seperti dulu. Nabi Muhammad merupakan Pemimpin umat Islam satu untuk semua. Setelah Beliau wafat digantikan oleh Abu Bakar Assidiq. Abu Bakar Assidiq merupakan Pemimpin umat Islam satu untuk semua. Kemudian setelah Abu Bakar Assidiq wapat digantikan oleh Umar bin Khattab. Umar bin Khattab merupakan Pemimpin umat Islam satu untuk semua. Setelah Umar Bin Khattab wapat digantikan oleh Usman bin Affan. Usman bin Affan merupakan Pemimpin umat Islam satu untuk semua.
Setelah Usman bin Affan wafat digantikan oleh Ali bin abi Thalib. Ali bin abi Thalib merupakan Pemimpin umat Islam satu untuk semua. Setelah Ali bin abi Thalib wafat digantikan oleh Penerusnya.Terus menerus dari masa ke masa umat Islam memiliki Pemimpin satu untuk semua. Namun pada tanggal 28 Rojab 1342 atau bertepatan dengan tanggal 23 Maret 1924 M Negara Penjajah Inggris melalui tangan kemal atatur meruntuhkan sebuah institusi politik yang dimiliki oleh umat Islam yaitu Khilafah juga meruntuhkan Pemimpin umat Islam satu untuk semua yaitu Kholifah dari Usmani.
Sejak saat itu sampai sekarang 1445 H atau 2004 M umat Islam belum memiliki lagi sebuah Institusi politik yaitu Khilafah juga Pemimpin umat Islam satu untuk semua yaitu Kholifah.
Sekali lagi kami menyeru dengan seruan yang hangat pada semua umat Islam mari kita Berjuang dengan sungguh-sungguh bersama Hizbut Tahrir agar umat Islam memiliki lagi Pemimpin juga memiliki lagi sebuah instusi politik yaitu Daulah Khilafah Islamiyah.
Yang memimpin umat Islam tidak harus dari orang Hizbut Tahrir bisa juga Orang lain. Yang penting memenuhi syarat sebagai Pemimpin umat Islam atau Khalifah.
Semoga Alloh SWT segera menurunkan pertolongan kepada kita umat Islam dengan Tegaknya Daulah Khilafah Islamiah sesegera mungkin aamiin YRA.
Referensi : Buletin Al-Islam edisi 562
Komentar
Posting Komentar